PERI KUKU TIARA

“Akh… tidak mau…” teriakan Tiara membuat gempar seisi rumah. Teriakannya bukan tanpa sebab, rupanya dia tidak mau mandi dan memotong kukunya. Dia malas sekali untuk membersihkan dirinya sendiri. Ibunya terus memaksanya untuk membersihkan diri tapi teriakannya makin keras diikuti tangisan. Ibu jadi tidak tega melihat tiara menangis tapi dia juga tidak ingin anak kesayangannya menjadi sakit karena sifat joroknya.
Akhirnya Ibu menemukan ide agar Tiara meninggalkan sifat joroknya, lalu dia berkata “ya sudah tidak apa-apa, tapi cuci tangan lalu makan dan nanti sebelum tidur ibu mau mendongeng buat Tiara, mau?”, Tiara mengusap air matanya dan menganggukan kepalanya.
Pada malam harinya seperti yang sudah ibu janjikan, dia mendongengkan Tiara tentang peri kuku. Ibu mendongeng dengan penuh semangat, sehingga Tiara pun ikut semangat mendengarya. Ibu menceritakan bahwa peri kuku suka sekali pada anak yang bersih dan berbau wangi, peri kuku akan selalu disamping anak yang bersih untuk melindunginya. Jika ada anak yang memotong kukunya dengan bersih dan di simpan di bawah bantal, lalu dia berdoa meminta sesuatu, maka peri kuku akan mengganti kuku itu dengan sesuatu yang diinginkannya. Dalam hatinya Tiara sangat kagum pada peri kuku, dia berjanji akan selalu berlaku bersih.
Keesokan paginya, ibu terkejut melihat kamar tiara menjadi rapi, bersih, dan wangi serta Tiara yang sudah mandi dan memotong kukunya. Ibu tidak menyangka akan secepat ini dia berubah. Ibu tersenyum ketika melihat potongan kuku yang disimpan di botol kecil di atas meja belajarnya. “Wah… pasti peri kuku akan selalu menjaga anak ibu yang cantik ini.” Canda Ibu. Tiara hanya tersenyum malu, “permintaan apa yang Tiara minta pada peri kuku?” Lanjut Ibu. Tiara menjawab “Aku ingin peri kuku selalu disampingku dan aku minta kukuku ditukar dengan boneka yang lucu”.
Malam harinya sebelum Tiara tidur, dia mengambil potongan kukunya dan meletakannya di bawah bantalnya. Dia berdoa agar dia bisa bersahabat dengan peri kuku dan berharap agar besok kukunya berubah menjadi boneka yang lucu. Ini membuat Tiara tak sabar menunggu hari esok.
“Kring…Kring…Kring” bunyi alarm jam, menunjukan waktu sudah pagi. Betapa terkejutnya Tiara ketika pertama kali terbangun dia melihat sebuah boneka “Teddy Bear” yang lucu, dia lantas membuka bantalnya dan sudah tidak menemukan potongan kukunya lagi. Tiara mengira pasti semua perbuatan peri kuku. Dia langsung memeluk erat bonekanya itu. “Terima kasih peri kuku, aku janji akan selalu menjadi anak yang bersih” kata Tiara dalam hati.
Mulai saat ini Tiara selalu bersih dan wangi agar dia bisa menjadi sahabat peri kuku, serta tidak lupa dia selalu meminta sesuatu ketika memotong kukunya, sehingga dia tidak sabar menunggu kukunya menjadi panjang lagi.
Kegiatan ini dilakukannya beberapa tahun lamanya, sampai suatu ketika pada suatu malam tiara terbangun dari tidunya. Tiba-tiba dia melihat sesosok bayangan, karena dia takut jadi dia pura-pura tidur. Dalam ketakutannya di memberanikan diri untuk mengintip di selah-selah selimutnya. Dia melihat sesosok bayangan yang sedang membawa sebuah kado, Ia pikir itu adalah peri kuku yang selalu memberikan hadiah padanya. Setelah diperhatikan, ternyata bayangan yang membawa kado itu adalah ibu, jadi selama ini yang memberikan hadiah padanya bukanlah peri kuku melainkan ibunya sendiri.
Akhirnya Tiara sadar bahwa selama ini ibunya melakukan ini semata-mata agar Tiara tidak menjadi anak pemalas dan jorok. Tiara diam dan merahasiakan hal ini, sebab dia tahu ada atau tidak adanya peri kuku, dia tetap memiliki peri yang cantik dan baik hati yang akan selalu menjaganya, yaitu Ibu. Tamat
*Kak Rizal
Komentar
Posting Komentar